copyright @ 2013 by.arp_wibawa@yahoo.co.id. Powered by Blogger.

Jumlah Visitor

Blog Archive

Monday, September 27, 2010

Perbedaan CD dan DVD

Beda CD dengan DVD

CD(Compact Disc) dan DVD (Digital versatile Disc ato Digital Video Disc) Drive jaman sekarang ini sudah jadi perangkat wajib buat komputer. Persis kayak Drive Disket di sepuluh tahun lalu. Pemakai Komputer bakal kesulitan kalo dikomputernya ga ada Drive CD atau DVD. Sekarang hampir semua produsen software, film dan musik memakai cd ato dvd buat distribusinya, Gimana mau nginstal OS kalo ga ada drive CDnya. Bisa sih pake flashdisk, tapi harganya yang bisa puluhan kali lipat dari harga DVD dengan kapasitas yang sama. Karena itulah CD dan DVD masih eksis sampai sekarang. Bicara soal kapasitas (dan saya fokusnya ke kapasitas), keduanya punya kapasitas yang bedanya jauh banget (700 MB buat CD, 4700 MB buat DVD), kapasitas DVD bisa nyampe 7 kalinya CD, padahal dengan ukuran dan tebal yang sama, kenapa bisa begitu? Itu yang akan saya bahas. Pengin tau? Baca terus.


Panjang Gelombang Sinar Laser
Keduanya sama-sama pakai sinar laser merah untuk pembaca datanya. Bedanya ada di panjang gelombang. Sinar laser merah pada CD panjang gelombangnya adalah 780 nm (nanometer, ato setara dengan satu per satu milyar meter (10^-9)) sedangkan DVD menggunakan sinar laser merah ber-panjang gelombang 650 nm. Pengaruhnya apa? Nanti saya jelaskan.
Numerical aperture (NA)/Diafragma
Besarnya NA atau Diafragma untuk CD Nilainya 0,45 dan untuk DVD nilainya 0,6. Semakin besar nilainya, semakin kecil titik fokus yang bisa dibuat oleh lensa. Besarnya diafragma mempengaruhi jarak lapisan data dengan mata laser.
Ketebalan keping adalah 1,2 mm, anggap saja lapisan yang mengkilap adalah lapisan atas dan lapisan yang berlabel adalah lapisan bawah. Pada CD Lapisan data terletak di lapisan bawah sendiri dan bersentuhan langsung dengan lapisan label. Sedangkan lapisan data DVD terletak di tengah-tengah keping, atau 0,6 mm dari lapisan atas. Atau kalo masih bingung lihat gambar.
Coba ambil keping cd yang sudah tak terpakai, coba gores labelnya dengan uang logam ato benda lain yang mirip. Ketika digores labelnya, lapisan datanya juga ikut terkelupas. Bila digores semuanya maka akan menghasilkan keping CD yang bening. Berbeda dengan DVD, bila digores labelnya, lapisan datanya akan tetap hidup tenang ditengah keping. Kurang Jelas? Liat gambar! .

Dari kedua perbedaan itu muncul perbedaan lainnya diantaranya:
Daya tahan
Daya tahan DVD lebih baik dari CD karena lapisan data DVD ada di tengah-tengah keping, jadi lapisan data DVD lebih terlindungi dari pada lapisan data pada CD. Lapisan data CD hanya dilapisi oleh lapisan label, bila lapisan label tergores, maka di bagian tergores itu hampir tidak bisa dibaca sama sekali, karena lapisan data sudah rusak. Nah beda lagi dengan DVD, bila bagian label atau bagian mengkilapnya tergores, lapisan datanya masih utuh ditengah-tengah. Selain itu pengkodean data di DVD lebih efisien dari pada CD, yang memungkinkan penanganan kesulitan pembacaan data pada keping tergores dengan lebih baik .
Kapasitas
Nah akan saya jelaskan pengaruh Numeric Aparture dan panjang gelombang. Keduanya mempengaruhi kepadatan/kerapatan data dan besar kecilnya lubang yang bisa dibentuk. Semakin kecil lubang datanya semakin besar kapasitasnya, jadi semakin kecil lubang-lubang data semakin banyak data yang bisa di tampung. Karena NA DVD lebih besar dari CD dan Panjang Gelombang sinar laser DVD lebih kecil dari CD maka kapasitas DVD jauh lebih besar dari CD meskipun ukurannya sama.
Biaya Produksi
Inilah mengapa keping DVD lebih mahal dari keping CD, meski ukuran dan ketebalanya sama. Proses pembuatan keping DVD lebih rumit, karena lapisan data DVD berada ditengah. Perlu 2 kali pelapisan plastik untuk membuat keping DVD utuh. Pada CD, lapisan datanya ditempatkan setelah pembuatan keping utuh, yang jelas lebih sederhana.
Keunggulan DVD tidak membuat pamor CD turun, sejak tahun 1996 (dimana DVD pertama kali dibuat) hingga sekarang DVD belum mampu mengganti secara total fungsi CD. Hingga sekarang CD masih eksis dan menjadi media penyimpanan optikal yang paling banyak dipakai orang (terutama Indonesia). Sekarang pun sudah dibuat pengganti DVD yang memiliki kapasitas lebih dari 5 kali lipat DVD. Yaitu HD-DVD dan Blu-Ray. Pada Artikel selanjutnya saya akan coba membahas perbedaan keduanya.

0 comments

Post a Comment

Bisnis Online